Mencoba Menggeliatkan Perekonomian dengan New Normal

Pandemic Covid-19 bukan hanya merengut nyawa dan kesehatan, tapi juga yang paling parah : Roda Perekonomian

Sudah 3 bulan semenjak kasus Coronavirus pertama terjadi di Indonesia.

Di sini saya tidak bermaksud mengadu domba mereka yang pro atau kontra lockdown, atau bahkan pro atau kontra New Normal.

Tapi sebagai ekonom , saya melihat langkah yang realistis saja. Kita melihat sedemikian parah kegiatan ekonomi produksi dan distribusi terhenti gara-gara pembatasan yang dilakukan. Entah itu Lockdown atau PSBB, tidak ada bedanya.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengatakan bahwa cadangan mereka hanya kuat sampai bulan Juni, itu akhirnya sampai akhir bulan ini.

BACA JUGA :   Lagi, Perombakan BUMN: Giliran ANTAM Tbk



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*